• +855-8899-065-89
  • +855-8899-065-89
  • INDO11
  • cs1_indo11
    cs1_indo11
megaphone
  • Selamat datang di Indo11.com. Pusatnya Bandar Judi Terpercaya pilihan ribuan pelanggan di Indonesia
  • Transaksi cepat menggunakan bank lokal, BCA, BNI, BRI, dan Mandiri
  • Promo BONUS terbaru, lihat di halaman BONUS!

Agen Bola Indo11 Melaporkan Berita Bola Hari Ini – Klub Juventus dimintai oleh Gianluigi Buffon agar mereka tidak jemawa atas kemenangan yang telah mereka terima dari Barcelona dengan mengingatkan mereka akan nasib nahas dari klub AC Milan di Liga Champions dahulu.

Juventus juga berhasil menang telak dengan skor 3-0 saat mereka menjamu Barcelona di Juventus Stadium pada leg pertama di perempat final Liga Champions, Rabu (12/04). Gol-gol Bianconeri tersebut dipersembahkan oleh Paulo Dybala (brace) dan Georgio Chiellini.

Buffon sendiri merasa sangat senang dengan kemenangan yang telah mereka peroleh itu. Namun hatinya juga merasa tidak tenang meski posisi timnya cukup bagus saat ini. Terlebih lawan yang dihadapi mereka adalah tim sekelas dengan Barca.

Barca sendiri sebelumnya juga sempat mencetak prestasi spektakuler saat mereka menghadapi klub PSG. Meski di leg pertama mereka kalah 4-0, namun di leg kedua mereka bisa menang dengan skor 6-1.

Buffon lantas mengingatkan kepada rekan-rekannya bahwa masih ada banyak contoh laga-laga yang lain ketika tim yang unggul besar masih saja bisa terhempas. Ia lantas mengorek memori yang ia miliki dan ia menyebutkan dua laga Milan di Liga Champions yang pada saat itu berakhir dengan tragis.

“Ada Milan lawan Liverpool, yang awalnya (Milan telah unggul) 3-0 dan kemudian skor berubah menjadi 3-3 dalam satu babak. Ada pula laga Deportivo melawan Milan,” kenangnya.

“Laga-laga itu merupakan laga-laga yang paling saya ingat, karena saya selalu memperhatikan Milan dan pada tahun-tahun itu senang untuk melihat mereka tampil bagus dan mendominasi Eropa,” tandasnya.

Duel Liverpool vs Milan terjadi di final Liga Champions 2005 di Istanbul. Sementara laga Deportivo La Coruna vs Rossoneri terjadi di fase perempat final UCL pada tahun 2004.

Di leg pertama, Milan berhasil menang dengan skor 4-1 di San Siro. Namun di leg kedua di Riazor mereka kalah 4-0. Rossoneri secara agregat akhirnya kalah 5-4.

Editor : CS Jesslyn Wijaya

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-bca
    OFFLINE

    Senin - Jumat
    Pk. 21:00 WIB - Pk. 00:00 WIB

    Sabtu - Minggu
    Pk. 22:00 WIB - Pk. 23:00 WIB dan
    Pk. 00:00 WIB - Pk. 04:00 WIB

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-mandiri
    OFFLINE

    Senin - Jumat
    Pk. 22:30 WIB - Pk. 04:00 WIB

    Sabtu - Minggu
    Pk. 22:00 WIB - Pk. 05:00 WIB

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-bni
    OFFLINE

    Tidak ada Offline

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-bri
    OFFLINE

    Senin - Minggu
    Pk. 00:00 WIB - Pk. 06:00 WIB