• +855-8899-065-89
  • +855-8899-065-89
  • INDO11
  • cs1_indo11
    cs1_indo11
megaphone
  • Selamat datang di Indo11.com. Pusatnya Bandar Judi Terpercaya pilihan ribuan pelanggan di Indonesia
  • Transaksi cepat menggunakan bank lokal, BCA, BNI, BRI, dan Mandiri
  • Promo BONUS terbaru, lihat di halaman BONUS!
Float Left
Float Right

Agen Bola Terpercaya – Agen Casino Online – Agen Judi Bola Online Terpercaya

Agen Bola Indo11 Melaporkan Berita Bola Hari Ini – Pelatih interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan penjelasan terkait suksesnya ia melatih The Red Devils ketimbang di Cardiff City.

Masuk menggantikan Jose Mourinho, Solskjaer sukses membawa MU kembali ke permainan terbaiknya. Permainan menyerang yang diterapkannya sukses membuat lini serang The Red Devils lebih tajam.

Sebanyak 25 gol mampu dihasilkan MU hanya dari 10 laga di bawah asuhan pelatih asal Norwegia itu, sementara baru kemasukan tujuh gol. Mereka juga belum tersentuh kekalahan dengan sembilan kemenangan dan satu hasil imbang.

Penampilan impresif bersama MU tentunya menjawab keraguan banyak pihak pada Solskjaer mengingat sebelumnya pelatih 45 tahun itu sempat gagal bersama Cardiff hingga membuat timnya terdegradasi pada musim 2013/2014.

Seperti diketahui, Solskjaer sendiri pertama kali terjun ke dunia kepelatihan di Premier League pada Januari 2014 silam. Saat itu ia menangani Cardiff City yang sedang dalam posisi sulit di liga. Setelah itu ia kembali ke Norwegia dan meraih sukses bersama Molde. Setelah itu pada Desember 2018 kemarin, ia balik lagi ke Old Trafford.

Solskjaer kemudian membeberkan apa rahasia kesuksesannya di MU ketimbang latih Cardiff City. Ia mengakui menangani MU lebih mudah daripada menangani Cardiff City. Secara pribadi, dia telah mengenal MU.

“Lebih mudah di sini karena saya tahu DNA dan identitas MU, dan seperti apa para pemain MU itu. Adalah identitas pemenang, juga kepercayaan diri yang ada di sini,” tutur Solskjaer.

“Kepercayaan diri yang ada di sini, kami ingin mengambil risiko. Kami ingin meraih gol kedua, ketiga, dan keempat, karena begitulah kami melakukannya di Manchester United. Jika tidak bisa menanganinya, maka Anda berada di klub yang keliru”.

“Itu identitas pemenang. Itu identitas percaya diri”.

Sementara kegagalannya di Cardiff ia menilai karena belum siap meladeni persaingan di papan bawah, bukan secara keseluruhan kompetisi. Di mana, taktik menyerang yang diterapkannya kala itu kurang tepat.

“MU, tentu saja, lebih cocok untuk saya daripada klub yang berjuang di papan bawah. Saya tidak siap untuk pertarungan itu. Saya tidak mengatakan bahwa saya tidak siap untuk Premier League”.

“Ini adalah klub dan situasi yang sangat berbeda untuk dihadapi”pangkasnya.

Disisi lain, Eks pelatih timnas Inggris, Steve McClaren, mengungkapkan bahwa semua hasil itu menunjukkan Solskjaer sebagai peracik strategi andal. MU tak akan ragu mengikatnya secara permanen.

“Saya pikir semua orang tercengang dengan penunjukkan itu. (Tapi) saya mengenal Ole dengan baik. Dia merupakan pemikir da dia pintar, saya pikir Manchester United akan mudah mengambil keputusan pada akhir musim”tandas McClaren.

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-bca
    OFFLINE

    Senin - Jumat
    Pk. 21:00 WIB - Pk. 00:00 WIB

    Sabtu - Minggu
    Pk. 22:00 WIB - Pk. 23:00 WIB dan
    Pk. 00:00 WIB - Pk. 04:00 WIB

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-mandiri
    OFFLINE

    Senin - Jumat
    Pk. 22:30 WIB - Pk. 04:00 WIB

    Sabtu - Minggu
    Pk. 22:00 WIB - Pk. 05:00 WIB

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-bni
    OFFLINE

    Tidak ada Offline

  • Agen Bola Euro 2016, Judi Casino 338a, Bandar Bola Resmi-bri
    OFFLINE

    Senin - Minggu
    Pk. 00:00 WIB - Pk. 06:00 WIB